You are here:

Akademik Fakultas Bahasa

JALUR PENDIDIKAN AKADEMIK

Fakultas Bahasa menyelenggarakan dua program pendidikan yaitu Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (S1) dan Program Studi Sastra Inggris (S1), dengan jenjang studi masing-masing Sarjana Strata Satu (S1). Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris berorientasi pada penyiapan calon - calon guru mata pelajaran Bahasa Inggris baik di tingkat dasar maupun tingkat menengah. Dengan demikian, disamping ketrampilan berbahasa, mahasiswa pada program studi ini akan belajar mengenai hal - ikhwal pembelajaran dan pengajaran seperti filsafat pendidikan, pengembangan kurikulum, pengujian ketrampilan berbahasa dan lain-lain. Jumlah Satuan Kredit Semester (SKS) yang harus diselesaikan pada program studi ini adalah 149 SKS untuk Pendidikan Bahasa Inggris dan 147 SKS untuk Sastra Inggris.

Program Studi Sastra Inggris berorientasi pada penyiapan mahasiswa untuk menjadi ahli bahasa (linguist) yang menguasai baik ketrampilan berbahasa maupun ilmu-ilmu bahasa dan sastra. Dengan demikian, disamping ketrampilan berbahasa, mahasiswa pada program studi ini akan belajar tentang ilmu linguistik seperti sosiolinguistics, psycholinguistics, discourse, prosa, puisi, psikologi sastra dan sebagainya.

Karena yang akan dicapai adalah ketrampilan berbahasa, maka sebagian besar perkuliahan –khususnya mata kuliah language skills- lebih menekankan pada praktek.

SISTEM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN

Sistem penyelenggaraan pendidikan di Fakultas Bahasa Unissula menggunakan sistem kredit semester. Beban SKS minimal yang harus ditempuh mahasiswa per semester ditentukan oleh program studi masing-masing, tetapi untuk mahasiswa yang berprestasi dengan Indeks Prestasi lebih besar atau sama dengan 3 (tiga) diberi kesempatan untuk mengambil mata kuliah lain dengan beban SKS maksimal 24.

Sistem Kredit Semester

a. Gambaran Sistem Kredit Semester

1. Sistem kredit adalah suatu sistem penyelenggaraan pendidikan dimana beban studi mahasiswa, beban kerja tenaga pengajar dan beban penyelenggaran program lembaga pendidikan dinyatakan dalam kredit.

2. Semester adalah satuan waktu terkecil untuk menyatakan lamanya suatu program pendidikan dalam suatu jenjang pendidikan. Satu semester setara dengan 16-19 minggu kerja.

3. Satuan kredit semester adalah satuan yang digunakan untuk menyatakan besarnya beban studi mahasiswa, besarnya pengakuan atas keberhasilan usaha mahasiswa, besarnya pengakuan atas keberhasilan usaha kumulatif bagi suatu program tertentu, serta besarnya usaha untuk menyelenggarakan pendidikan bagi perguruan tinggi dan khususnya bagi tenaga pengajar.

b. Bobot SKS

1. Apabila mata kuliah itu berupa kuliah atau seminar, dalam setiap minggu selama satu semester, 1 SKS diwujudkan dalam:

a. Kegiatan tatap muka terjadwal dalam kelas antara mahasiswa dengan dosen 50 menit.

b. Kegiatan akademik terstruktur yaitu kegiatan belajar mahasiswa diluar kelas selama 60 menit yang direncanakan oleh dosen dan berkaitan dengan kegiatan tatap muka.

c. Kegiatan belajar mandiri selama 60 menit untuk mendalami bahan perkuliahan yang diperolehnya.

2. Apabila mata kuliah itu berupa praktikum, dalam setiap minggu selama satu semester, 1 SKS diwujudkan dalam:

a. Kegiatan praktikum terjadwal di laboratorium selama 2 x 50 menit.

b. Kegiatan akademik terstruktur, yaitu kegiatan belajar mahasiswa diluar laboratorium selama 60 menit, yang direncanakan oleh dosen dan berkaitan dengan kegiatan praktikum.

c. Kegiatan belajar mandiri selam 60 menit untuk mendalami bahan perkuliahan praktikum yang telah diperolehnya.

3. Apabila mata kuliah ini merupakan kerja lapangan, 1 SKS diwujudkan dalam kegiatan belajar di lapangan selama 4 -5 jam seminggu selama satu semester.

Tujuan Penerapan SKS

1. Untuk memberikan kesempatan kepada para mahasiswa yang cakap dan giat belajar agar dapat menyelesaikan studi dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.

2. Untuk memberi kesempatan kepada para mahasiswa agar dapat mengambil mata kuliah-mata kuliah yang sesuai dengan minat, bakat dan kemampuannya.

3. Untuk memberikan kemungkinan agar sistem pendidikan dengan input dan output jamak dapat dilaksanakan.

4. Untuk mempermudah penyesuaian kurikulum dari waktu ke waktu dengan perkembangan ilmu dan teknologi yang sangat pesat dewasa ini.

5. Untuk memberi kemungkinan agar sistem evaluasi kemajuan belajar mahasiswa dapat diselenggarakan dengan sebaik-baiknya.

6. Untuk memungkinkan pengalihan (transfer) kredit antara jurusan, antara bagian atau antara fakultas dalam suatu Perguruan Tinggi.

7. Untuk memungkinkan perpindahan mahasiswa dari Perguruan Tinggi yang satu ke Perguruan Tinggi yang lain, atau dari satu bagian ke bagian yang lain dalam suatu Perguruan Tinggi tertentu.

Ciri Sistem SKS

1. Dalam sistem kredit tiap-tiap mata kuliah diberi harga yang dinamakan nilai kredit.

2. Banyaknya nilai kredit untuk mata kuliah yang berlainan tidak perlu sama.

3. Banyaknya nilai kredit untuk masing-masing mata kuliah ditentukan atas besarnya usaha untuk menyelesaikan tugas-tugas yang dinyatakan dalam program perkuliahan, praktikum, kerja lapangan maupun tugas-tugas lain.

4. kegiatan pendidikan terdiri atas kegiatan wajib dan pilihan. Kegiatan pendidikan wajib diikuti semua mahasiswa dalam jenjang pendidikan tertentu. Kegiatan pendidikan pilihan adalah kegiatan yang disediakan untuk memenuhi beban pendidikan yang diwajibkan dan merupakan saluran minat, bakat dan kemampuan masing-masing mahasiswa dalam jenjang pendidikan tertentu.

5. Dalam batas-batas tertentu mahasiswa mendapatkan kebebasan untuk menentukan banyaknya SKS yang diambil tiap-tiap semester dan jangka waktu untuk menyelesaikan beban studi yang diwajibkan.

6. Banyaknya SKS yang diambil oleh mahasiswa pada semester tertentu ditentukan oleh kemampuan studi pada semester sebelumnya, keadaan sosial ekonomi dan pribadi mahasiswa yang bersangkutan.

KURIKULUM

PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS

1 MKK101 LISTENING 1      
2 MKK401 READING 1
3 MPK104 INDONESIAN
4 MPK103 PANCASILA & NATIONAL RESILIENCE
5 MKK603 ENGLISH PHONETICS
6 MKK501 WRITING 1
7 MKK603 ENGLISH PHONETICS
8 MKK301 GRAMMAR 1
9 MPB301 INTRODUCTION TO EDUCATION
10 MKK201 SPEAKING 1 2 1 MKK
12 MPK101 ISLAM EDUCATION 1
13 MPK102 ISLAM EDUCATION 2
14 MKK102 LISTENING 2
15 MKK502 WRITING 2
16 MKK402 READING 2
17 MPK106 IT (INFORMATION TECHNOLOGY)
18 MKK701 INTRO. TO ENGLISH LITERATURE
19 MPK105 BASIC SOCIAL SCIENCE
20 MKK302 GRAMMAR 2
21 MKK202 SPEAKING 2
22 MKK601 INTRODUCTION TO GEN. LINGUISTICS
23 MPB302 TEACHING-LEARNING PROCESS 1
24 MKK702 PROSE
25 MPB303 TEACHING-LEARNING PROCESS 2
26 MKK203 SPEAKING 3
27 MKK604 ENGLISH PHONOLOGY
28 MKK801 ENGLISH-INDONESIAN TRANSLATION
29 MKB401 CURRICULUM & MATERIAL
30 MKK403 READING 3
31 MKK103 LISTENING 3
32 MKK503 WRITING 3
33 MKK303 GRAMMAR 3
34 MPB304 EDUCATION PROFESSION 1
35 MKK604 ENGLISH PHONOLOGY
36 MKK204 SPEAKING 4
37 MKK504 WRITING 4
38 MPK107 PHILOSOPHY OF SCIENCE
39 MPB305 EDUCATION PROFESSION 2
40 MKK605 ENGLISH MORPHOLOGY
41 MKK703 DRAMA
42 MKB409 CURRICULUM AND MATERIAL
43 MKK802 INDONESIAN-ENGLISH TRANSLATION
44 MKK605 ENGLISH MORPHOLOGY
45 MKK404 READING 4
46 MKK104 LISTENING 4
47 MKK304 GRAMMAR 4
48 MPB307 TEFL 1
49 MKB402 E- LEARNING MATERIAL DEVELOPMENT
50 MKK609 INTRODUCTION TO FUNCTIONAL
51 MKK803 ENGLISH-INDONESIAN INTERPRETING
52 MKK411 EXTENSIVE READING
53 MKK606 ENGLISH SYNTAX
54 MKK803 ENGLISH-INDONESIAN INTERPRETING
55 MKK705 CREATIVE WRITING
56 MKK803 ENGLISH-INDONESIAN INTERPRETING
57 MKB403 LANGUAGE TESTING 1
58 MKK511 CREATIVE WRITING
59 MPK108 ISLAM & EDUCATION
60 MPB306 TEACHING ENGLISH FOR YOUNG LEARNERS
61 MPB309 RESEARCH IN ENGLISH LANGUAGE
62 MKK704 POETRY
63 MKB407 STATISTICS
64 MKK804 INDONESIAN-ENGLISH INTERPRETING
65 MKK608 INTRODUCTION TO SLA
66 MKB404 LANGUAGE TESTING 2
67 MKK912 TEFL 2
68 MKK607 ENGLISH SEMANTICS
69 MKK412 EXTENSIVE READING 2
70 MKK602 SOCIOLINGUISTICS
71 MPB310 RESEARCH IN ENGLISH LANGUAGE
72 MKB410 RESEARCH METHOD OF EDUCATION
73 MKK211 PUBLIC SPEAKING
74 MKB405 SEMINAR ON LANGUAGE TEACHING
75 MKB406 SCHOOL TEACHING PRACTICE
76 MBB601 VOLUNTEERISM
77 MKB 430 PROPOSAL WRITING
78 MKB408 'SKRIPSI' WRITING 6
79 MKK901 CROSS CULTURAL UNDERSTANDING
80 MPB308 LEARNERS' PSYCHOLOGICAL
81 MPB 320 MICROTEACHING
82 MKPW407 ENTREPRENEURSHIP
83 MKPW502 BUSINESS CORRESPONDENCE

KURIKULUM SASTRA INGGRIS

1 MPB304 TOEFL PREPARATION
2 MKK201 SPEAKING
3 MKK701 PROSE
4 MPB303 AMERICA'S CULTURAL ERAS
5 MPB301 INDONESIAN SOCIETY AND CULTURE
6 MKK802 ENGLISH-INDONESIA TRANSLATION 2
7 MPB302 INTRO. TO POPULAR CULTURE
8 MKB404 METHOD OF LITERATURE RESEARCH
9 MKK901 BOOK REPORT 1
10 MKK302 GRAMMAR 2
11 MKK904 BOOK REPORT 4
12 MKPW504 ARABIC 3
13 MPK104 INDONESIAN
14 MKK601 ENGLISH PHONETICS
15 MKK603 ENGLISH MORPHOLOGY
16 MKK202 SPEAKING 2
17 MKB405 PROPOSAL
18 MPK107 PRINCIPLES OF PHILOSOPHY
19 MKK501 WRITING 1
20 MKK804 INDONESIAN-ENGLISH TRANSLATION 2
21 MKK702 DRAMA
22 MKK805 ENGLISH-INDONESIAN INTERPRETING
23 MKPW502 ARABIC 1
24 MKK404 READING 4
25 MKK605 ENGLISH SEMANTICS
26 MKPW501 ENGLISH BUSINESS CORRESPONDENCE
27 MKK101 LISTENING 1
28 MKK503 WRITING 3
29 MPK106 IT 
30 MKK103 LISTENING 3
31 MKB402 SOCIO-PSYCHO OF LITERATURE
32 MKB412 PRAGMATICS
33 MPK103 PANCASILA & RES EDU.
34 MKB407 'SKRIPSI' WRITING
35 MKK304 GRAMMAR 4
36 MKK807 INTRO. TO ENGLISH LITERATURE
37 MKK903 BOOK REPORT 3
38 MPK109 ISLAM & EDUCATION
39 MKK104 LISTENING 4
40 MKK402 READING 2
41 MKK808 CROSS CULTURAL UNDERSTANDING
42 MKK803 INDONESIAN-ENGLISH TRANSLATION 1
43 MKK211 PUBLIC SPEAKING
44 MKK703 POETRY
45 MKK502 WRITING 2
46 MKB409 AMERICA'S MULTI-CULTURAL
47 MKK102 LISTENING 2
48 MKK401 READING 1
49 MPK102 ISLAM EDUCATION 2
50 MKB408 FILM AND FOLKTALE CANON
51 MKB410 SOCIOLINGUISTICS
52 MKPW503 ARABIC 2
53 MKK403 READING 3
54 MPB305 TEACHING ENGLISH AS A FOREIGN
55 MPB306 APPRENTICESHIP
56 MKK806 INTRO. TO GENERAL LINGUISTICS
57 MKK808 CROSS CULTURAL UNDERSTANDING
58 MPK101 ISLAM EDUCATION 1
59 MKB406 COMPREHENSIVE TEST
60 MKK204 SPEAKING 4
61 MKK203 SPEAKING 3
62 MKK301 GRAMMAR 1
63 MKK801 ENGLISH-INDONESIAN TRANSLATION 1
64 MKK511 CREATIVE WRITING
65 MKK602 ENGLISH PHONOLOGY
66 MKB403 LITERARY CRITICISM
67 MPK105 BASIC SOCIAL SCIENCE
68 MKK504 WRITING 4
69 MKB411 DISCOURSE ANALYSIS
70 MKB401 THEORY OF LITERATURE
71 MBB601 VOLUNTEERISM
72 MKK902 BOOK REPORT 2
73 MKK303 GRAMMAR 3
74 MKK604 ENGLISH SYNTAX

KEGIATAN DAN PERATURAN AKADEMIK

PERIODE KULIAH

Kegiatan akademik tahun 2009/2010 dibagi dalam 3 semester, yaitu Semester Gasal, Semester Genap, dan Semester Pendek. Semester Gasal dimulai bulan September 2009 dan Semester Genap dimulai bulan Maret 2010. Semester Pendek (jika perlu diberlakukan) dilakukan dalam 2 (tahap). Tahap pertama diselenggarakan bulan Februari 2010 dan Tahap Kedua diselenggarakan bulan Agustus 2010. Perkuliahan Semester Gasal dan Genap dilakukan selama 14 kali tatap muka setiap mata kuliah, sedangkan untuk semester pendek hanya 8 (delapan) kali tatap muka. Perkuliahan Semester Pendek hanya dibuka untuk mahasiswa yang telah mengikuti Semester Gasal atau Genap, tetapi mereka merasa belum mendapatkan nilai seperti yang diharapkan. Perkuliahan Semester Pendek hanya dilakukan 2 (dua) kali dalam seminggu. Mahasiswa boleh mengambil Semester Pendek apabila memenuhi persyaratan sebagai berikut :

1. Mata kuliah yang diambil merupakan mata kuliah ulangan dengan nilai minimal D.

2. Jumlah SKS yang diambil maksimal 10 SKS.

3. Membayar biaya Semester Pendek.

4. Pengambilan mata kuliah didasarkan pada jadwal yang sudah dilakukan.

REGISTRASI

Registrasi merupakan kewajiban bagi setiap mahasiswa dalam kaitannya dengan hak untuk mengikuti proses belajar mengajar pada setiap awal semester. Adapun prosedur untuk melakukan registrasi adalah sebagai berikut :

1. Mahasiswa menyerahkan bukti pembayaran registrasi dan menyerahkan berkas-berkas registrasi yang diperlukan BAAK.

2. Mahasiswa mengambil KRS dan mendaftar mata kuliah kepada Dosen wali sesuai beban studi yang diperbolehkan.

Beberapa ketentuan yang berkaitan dengan kegiatan registrasi adalah :

1. Masa registrasi ditentukan dalam kalender akademik Universitas.

2. Registrasi tidak dapat dilaksanakan sesudah masa registrasi berakhir.

3. Registrasi dilakukan di BAAKSI.

  1. Mahasiswa yang tidak melakukan registrasi tidak berhak memperoleh pelayanan Akademik.
  2. Mahasiswa yang sedang dan menunggu ujian (habis teori) / tahap akhir wajib melakukan registrasi dan membayar biaya registrasi/ fixed cost ditambah beban 4 sks.
  3. Mahasiswa yang sedang diskors, yang sedang mengambil cuti studi harus registrasi dengan kewajiban membayar 4 sks ditambah membayar biaya registrasi / fixed cost.
  4. Pada waktu melakukan registrasi, mahasiswa menunjukkan bukti-bukti lunas pembayaran uang SPP dan bukti-bukti kewajiban lainnya.

8. Semua mahasiswa diwajibkan registrasi untuk setiap semester pada masa registrasi yang telah ditentukan.

PERKULIAHAN

Setelah mahasiswa melakukan registrasi dan mengisi rencana studi, ia diperkenankan mengikuti seluruh kegiatan akademik, yang meliputi kegiatan perkuliahan dan ujian. Kegiatan perkuliahan terdiri atas kegiatan tatap muka terstruktur dan terjadwal dalam bentuk kuliah selama 50 menit / sks / minggu. Sedangkan kegiatan tatap muka terstruktur dan terjadwal dalam bentuk praktikum selama 50 menit per sks / minggu. Setiap mahasiswa wajib mengikuti kegiatan tatap muka / kuliah untuk setiap mata kuliah sekurang-kurangnya 75% dari tatap muka yang diselenggarakan pada semester yang bersangkutan. Untuk menghitung dan mengawasi jumlah kehadiran didalam kegiatan perkuliahan digunakan daftar hadir mahasiswa.

Kegiatan akademik terstruktur dalam bentuk tugas / pekerjaan rumah selama 60 menit / sks / minggu. Kegiatan terstruktur untuk setiap mata kuliah dalam bentuk tugas atau pekerjaan rumah dapat berupa : resume buku bab tertentu, kliping disertai analisis, menyusun makalah, mengerjakan modul, dan sebagainya.

Kegiatan Akademik Mandiri, yaitu kegiatan Akademik yang tidak terstruktur dan tidak terjadwal, dilakukan selama 50 menit / sks / minggu. Kegiatan ini dilakukan atas inisiatif dan kesadaran mahasiswa sendiri.

PERWALIAN

Setiap mahasiswa akan memiliki Dosen wali yang penentuannya dilakukan pada saat mahasiswa masuk pertama kali. Dosen wali mempunyai peran yang sangat besar untuk membantu mahasiswa dalam mencapai keberhasilan studi. Adapun tugas Dosen Wali adalah sebagai berikut :

  1. Membantu mahasiswa dalam penentuan pengambilan mata kuliah untuk setiap semester.
  2. Memberikan pengarahan dan pembinaan kepada mahasiswa, kaitannya dengan proses belajar mengajar.
  3. Memberikan bimbingan dan konseling kepada mahasiswa terhadap berbagai masalah yang dapat mengganggu keberhasilan mahasiswa dalam menyelesaikan studi.

UJIAN

Ujian Tertulis

Ujian Tertulis dilakukan dua kali dalam setiap semester, yaitu Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS). Di samping itu ada juga ujian semester pendek berakhir. Untuk mengikuti ujian, mahasiswa harus mematuhi peraturan yang telah ditetapkan oleh Fakultas Bahasa Unissula. Bagi mahasiswa yang tidak bisa mengikuti UTS dan UAS dengan alasan apapun kecuali sakit (dibuktikan dengan surat keterangan dokter) tidak dapat mengikuti ujian susulan.

Ujian Komprehensif

Mahasiswa/i Program S1 Pendidikan Bahasa Inggris dan S1 Sastra Inggris dapat mengikuti ujian komprehensif setelah membuat Skripsi / minimal proses penulisan skripsi sudah selesai sampai Bab IV dan memenuhi syarat administrasi serta akademik yang berlaku.

Ujian Skripsi

Mahasiswa/i Program S1 Pendidikan Bahasa Inggris dan S1 Sastra Inggris dapat mengikuti ujian skripsi setelah proses penulisan skripsi sudah selesai dan memenuhi syarat administrasi serta akademik yang berlaku. Penguji Skripsi terdiri dari 3 orang penguji, 2 diantaranya adalah Major Sponsor (Pembimbing 1) yang sekaligus sebagai Chairperson dan Co-Sponsor (Pembimbing 2). Syarat akademik antara lain mereka telah menyelesaikan mata kuliah sebanyak 85% dari keseluruhan mata kuliah yang ditawarkan atau sebanyak 125 sks dari total 147 sks dengan IPK minimal 2,25 serta minimal nilai D sebanyak 2 mata kuliah dan lulus mata kuliah seminar.

Syarat – syarat administratif untuk ujian Skripsi adalah:

1. Menyelesaikan pembayaran administratif

2. Menyerahkan transkip nilai sementara yang telah ditandatangani oleh dosen wali serta mengetahui ketua jurusan

3. Menyerahkan surat persetujuan dari Dosen Pembimbing bahwa skripsi telah siap diuji.

4. Menyerahkan draft skripsi sebanyak 3 eksemplar kepada penguji

5. Menyerahkan surat keterangan tentang pelaksanaan ujian skripsi dari Fakultas Bahasa

Standar penilaian dari ujian – ujian tersebut adalah sebagai berikut:

 

Nilai Huruf

Bobot

Nilai Angka

Kategori

A

4

95 – 100

Amat Baik

AB

3,5

85 – 89

Amat Baik

B

3

75 – 79

Baik

BC

2,5

65 – 69

Baik

C

2

55 – 59

Cukup

CD

1,5

45 - 49

Cukup

D

1

35 - 39

Kurang

E

0

<    35

Gagal

 

Peraturan Ujian

Peraturan Ujian, baik mid semester maupun akhir semester terkait dengan syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh mahasiswa, yaitu :

  1. Mahasiswa sudah memenuhi kehadiran kuliah minimal 75% (10 kali kuliah dari 14 kali tatap muka).
  2. Melunasi Dana Pembangunan (DP) minimal 50% pada ujian akhir semester I dan 100% pada akhir semester II.
  3. Melunasi SPP, terutama untuk ujian akhir semester.
  4. Mahasiswa meminta cap lunas dari BAAK.
  5. Mahasiswa diharuskan melihat denah ujian untuk mengetahui ruang dan nomor ujian.
  6. Mahasiswa diharuskan duduk dikursi sesuai dengan ruang dan nomor ujian.
  7. Mahasiswa dilarang memasuki ruang ujian sebelum ada ijin dari pengawas ujian.
  8. Semua buku, catatan dan tas diletakkan didepan atau belakang ruang ujian, kecuali ujian yang bersifat open book.
  9. Mahasiswa harus membawa alas tulis sendiri dan tidak diperkenankan meminjam mahasiswa lain.
  10. Mahasiswa dilarang memakai kaos dan sandal.
  11. Mahasiswi diwajibkan memakai busana muslim (jilbab).

PENETAPAN BEBAN STUDI

Beban studi yang akan diambil oleh mahasiswa pada umumnya dilakukan dengan cara sebagai berikut :

  1. Bila indeks prestasinya kurang dari 3, mahasiswa diperbolehkan mengambil seluruh mata kuliah yang ada sesuai dengan paket SKS yang ditentukan.
  2. Bila indeks prestasinya lebih besar dari 3, mahasiswa diperbolehkan menambah mata kuliah hingga SKS yang diambil sebanyak 24 atau lebih berdasarkan pertimbangan dosen wali.

CUTI AKADEMIK

Cuti akademik merupakan pemberhentian sementara mahasiswa dalam melakukan studi yang disebabkan oleh berbagai alasan, sehingga mahasiswa tidak melanjutkan studi untuk sementara. Adapun ketentuan-ketentuan cuti akademik adalah sebagai berikut :

  1. Cuti Akademik diberikan untuk jangka waktu satu semester, selebihnya jika dikehendaki mahasiswa harus mengajukan cuti ulang.
  2. Mengambil formulir yang disediakan oleh BAAK.
  3. Menentukan alasan cuti akademik.
  4. Meminta persetujuan orang tua/ wali.
  5. Meminta pengesahan dari dosen wali.
  6. Meminta pengesahan dari Dekan.
  7. Mahasiswa menyelesaikan administrasi cuti akademik.
  8. Mahasiswa yang mengambil cuti studi tidak mengikuti kuliah/ tidak berhak mengambil mata kuliah.
  9. Perubahan status kuliah ke status cuti studi dan sebaliknya hanya dapat dilakukan pada masa registrasi.

EVALUASI BAGI DOSEN

Evaluasi bagi Dosen juga terkait dengan proses perkuliahan, yakni dosen harus memenuhi kehadiran selama satu semester minimal 85% dari 14 kali pertemuan (12 kali kuliah) untuk dapat memberikan pengujian terhadap mata kuliah yang diampu. Kaitannya dengan kinerja pengajaran, evaluasi dosen juga dilakukan setiap akhir semester kuliah, terutama terkait dengan kehadiran, kesesuaian materi yang diajarkan dengan silabus, kemampuan menjawab pertanyaan dari mahasiswa dan penguasaan materi. Teknik evaluasi dosen akan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

MAHASISWA PINDAH

Karena alasan tertentu mahasiswa dapat pindah ke fakultas lain yang ada di lingkungan Unissula atau ke Perguruan Tinggi lain. Mahasiswa yang akan pindah hendaknya :

  1. Mengajukan permohonan tertulis kepada Rektor Unissula yang disertai alasannya dan memperoleh ijin dari Dekan.
  2. Permohonan yang ingin pindah yang telah disetujui Rektor, secara administrasi penyelesaiannya diproses lebih lanjut di BAAKSI.
  3. Permohonan pindah atau keluar yang diajukan harus dilampiri bukti-bukti :

a. Bebas segala kewajiban keuangan dari Biro Adminisatrasi Umum (BAU).

b. Bebas tidak memiliki pinjaman buku dari Perpustakaan Fakultas dan Pusat.

c. Penyelesaian hal-hal lain yang dianggap perlu.

  1. Jika permohonan pindah atau keluar diajukan pada saat yang bersangkutan masih terdaftar sebagai mahasiswa Unissula, semua mata kuliah yang diambil untuk semester tersebut dinyatakan batal.
  2. Jika permohonan pindah atau keluar diajukan pada saat yang bersangkutan tidak lagi terdaftar sebagai mahasiswa Unissula, mahasiswa tersebut harus menunjukkan bukti bebas segala kewajiban keuangan, tidak mempunyai pinjaman buku di Perpustakaan Fakultas dan Pusat, dan telah membayar biaya administrasi.
  3. Mahasiswa yang tidak melakukan registrasi selama 2 (dua) semester sampai 6 (enam) semester berturut-turut dinyatakan / dianggap keluar.
  4. Mahasiswa yang sudah dinyatakan/ dianggap keluar tidak berhak mendapatkan surat keterangan apapun apabila ketentuan butir (5) tersebut tidak dipenuhi.

Bila ketentuan tersebut dipenuhi, maka setelah persyaratan dilengkapi, mahasiswa akan diberi transkip akademik untuk mata kuliah yang telah ditempuhnya selama perkuliahan di Program S1 Fakultas Bahasa Unissula berlangsung.

SANKSI AKADEMIK

Semua bentuk penyimpangan dari ketentuan-ketentuan akademik yang telah ditetapkan akan dikenakan sanksi baik administrasi maupun akademik. Sanksi-sanksi tersebut berupa :

  1. Bagi mahasiswa yang terlambat melakukan registrasi tidak berhak memperoleh pelayanan akademik maupun administrasi.
  2. Bagi mahasiswa yang tidak mengajukan / merencanakan program studinya (mengisi KRS) pada waktu yang telah ditentukan sesuai dengan kalender akademik tidak boleh mengikuti segala aktivitas perkuliahan.
  3. Bagi mahasiswa yang persentase kehadirannya kurang dari 75 persen dari waktu yang ditentukan, maka mahasiswa tersebut tidak berhak mengikuti ujian akhir semester.
  4. Bagi mahasiswa yang tidak mengerjakan tugas-tugas terstruktur dan tugas mandiri yang telah ditentukan oleh dosennya, penilaian tersebut dapat ditunda.
  5. Bagi mahasiswa yang melanggar ketentuan normative dapat dikenakan sanksi teguran peringatan keras, skorsing dalam waktu tertentu atau dicabut haknya sebagai mahasiswa. Bagi mahasiswa yang dikenakan skorsing, mahasiswa yang bersangkutan tidak berhak mendapat pelayanan akademik maupun administrative.